Jay Idzes Ditarik Keluar di Menit ke-80 Saat Sassuolo Kalahkan Juventus 3-2

Ditinjau oleh Eko Nugroho
Ringkasan

Jay Idzes ditarik keluar menit ke-80 karena cedera saat Sassuolo menang dramatis 3-2 atas Juventus lewat gol Adzic di injury time, 13 September 2026.

6 menit baca

Bek internasional Indonesia Jay Idzes ditarik keluar pada menit ke-80 karena kekhawatiran cedera saat Sassuolo mengalahkan Juventus dengan skor dramatis 3-2 di Mapei Stadium, Reggio Emilia, pada 13 September 2026. Gol kemenangan Sassuolo dicetak oleh Vasilije Adzic pada masa injury time babak kedua, menutup laga pekan keempat Serie A yang penuh gejolak.

Idzes tampil sebagai starter bagi Sassuolo dan bermain penuh selama 80 menit sebelum digantikan oleh Duje Ćaleta-Car. Beberapa laporan pertandingan mencatat bahwa bek berusia 24 tahun itu terlihat pincang setelah ditarik keluar, meski sifat pasti dari cedera tersebut belum diklarifikasi secara resmi oleh klub. Insiden ini menambah daftar kekhawatiran bagi Timnas Indonesia yang mengandalkan Idzes sebagai pilar lini belakang mereka.

Jalannya Pertandingan: Sassuolo Menang Dramatis di Injury Time

Jawaban langsung: Sassuolo mengalahkan Juventus 3-2 pada 13 September 2026 di Mapei Stadium dalam laga Serie A Matchday 4, dengan gol kemenangan dicetak oleh Vasilije Adzic pada menit 90+4. Jay Idzes, bek Sassuolo asal Indonesia, sempat bermain penuh 80 menit sebelum ditarik keluar karena keluhan cedera yang belum dijelaskan secara resmi.

Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan berakhir dengan drama di menit-menit akhir. Sassuolo unggul lebih dulu lewat gol S. Esposito, sebelum Juventus melakukan perlawanan melalui Edon Zhegrova yang mencetak gol pada menit ke-82. Kieron Bowie kemudian mengembalikan keunggulan Sassuolo, namun Zhegrova kembali menyamakan kedudukan pada menit 90+1 lewat golnya yang kedua di laga tersebut. Drama belum berakhir di sana — Vasilije Adzic tampil sebagai penentu dengan gol kemenangan pada menit 90+4, memastikan tiga poin penting bagi tuan rumah.

Menurut data statistik yang dicatat oleh BBC Sport, Idzes digantikan pada menit ke-81 karena cedera — angka yang sedikit berbeda dari laporan lain yang menyebut menit ke-80, sebuah perbedaan kecil yang lumrah terjadi antar sumber statistik pertandingan. Yang jelas dan konsisten di seluruh laporan: Idzes bermain hampir penuh sebelum kondisi fisiknya memaksa pelatih Sassuolo melakukan pergantian.

Statistik Pertandingan: Juventus Dominan Peluang, Sassuolo Efisien

Data yang dirilis oleh Fox Sports menunjukkan gambaran menarik dari laga tersebut. Meski kalah, Juventus sebenarnya unggul dalam metrik expected goals (xG), sementara Sassuolo lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan.

StatistikSassuoloJuventus
Hasil Akhir32
Penguasaan Bola57%43%
Total Tembakan168
Tembakan Tepat Sasaran85
Expected Goals (xG)0.881.51

Angka xG yang lebih rendah namun kemenangan yang justru diraih Sassuolo menggambarkan efisiensi finishing tuan rumah di momen-momen krusial, sementara Juventus gagal mengonversi peluang-peluang berkualitas tinggi yang mereka ciptakan sepanjang laga.

Siapa Jay Idzes dan Mengapa Kondisinya Penting bagi Indonesia

Jay Idzes adalah bek tengah yang menjadi kapten Timnas Indonesia dan pilar utama lini pertahanan Sassuolo di Serie A sejak bergabung dari Venezia. Statusnya sebagai starter reguler di klub Italia membuatnya menjadi salah satu pemain paling dipantau oleh publik sepak bola Tanah Air, mengingat perannya yang krusial baik di level klub maupun tim nasional.

Kabar cederanya muncul di tengah jadwal padat yang dihadapi Idzes antara komitmen klub di Serie A dan kemungkinan pemanggilan untuk Timnas Indonesia pada jendela pertandingan internasional mendatang. Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) dan staf pelatih Timnas Indonesia kemungkinan akan memantau ketat perkembangan kondisi fisik Idzes dalam beberapa hari ke depan, mengingat perannya yang tak tergantikan sebagai palang pintu terakhir sekaligus kapten tim.

Belum ada pernyataan resmi dari klub Sassuolo maupun staf medis mengenai tingkat keparahan cedera yang dialami Idzes. Sifat cedera — apakah otot, sendi, atau sekadar kelelahan fisik yang membuatnya berjalan pincang — masih belum dikonfirmasi secara resmi hingga artikel ini diturunkan. Klub-klub Serie A umumnya baru merilis hasil pemindaian medis dan detail cedera dalam waktu 24 hingga 48 jam setelah pertandingan.

Konteks Serie A: Awal Musim yang Menegangkan bagi Juventus

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Juventus di awal musim Serie A 2026/27. Klub asal Turin itu sempat dua kali menyamakan kedudukan lewat brace Edon Zhegrova, namun gagal mengamankan hasil imbang setelah kebobolan gol keempat Sassuolo pada masa injury time. Media Italia menggambarkan kekalahan ini sebagai hasil yang sangat menyakitkan, mengingat Juventus sempat unggul dalam metrik peluang berbahaya (xG 1.51 berbanding 0.88) namun tetap pulang tanpa poin.

Sementara itu, kemenangan ini menjadi hasil positif penting bagi Sassuolo yang tampil ofensif dengan penguasaan bola dominan sepanjang laga. Kontribusi Vasilije Adzic sebagai pencetak gol kemenangan turut menjadi sorotan media, mengingat pemain tersebut sempat dikaitkan dengan minat dari klub-klub besar termasuk Juventus sendiri dalam pemberitaan sebelumnya — sebuah ironi yang tidak luput dari perhatian jurnalis olahraga yang meliput laga tersebut.

Reaksi dan Liputan Media

Liputan pertandingan ini tersebar luas di berbagai media olahraga internasional pada pagi setelah laga, dengan penekanan pada dua elemen utama: drama gol telat dan kekhawatiran atas kondisi Idzes. Detiksport turut mengangkat kabar cedera Idzes sebagai salah satu sorotan utama dari laga tersebut, mencerminkan tingginya perhatian publik Indonesia terhadap performa dan kondisi fisik kapten Timnas Indonesia itu di kancah Eropa.

ESPN mencatat keterlibatan Idzes dalam statistik pertandingan lengkap, mengonfirmasi bahwa ia tampil sebagai starter sebelum ditarik keluar. Sementara itu laporan dari berbagai media internasional lainnya menyoroti drama comeback ganda Juventus yang pada akhirnya tetap berujung kekalahan — sebuah narasi yang menegaskan betapa tipisnya margin antara kemenangan dan kekalahan di level Serie A musim ini.

Ringkasan Jalannya Gol

  • Gol pembuka: S. Esposito (Sassuolo) membawa tuan rumah unggul lebih dulu.
  • Gol kedua: Kieron Bowie (Sassuolo) memperbesar keunggulan tuan rumah.
  • Menit 82: Edon Zhegrova mencetak gol pertamanya untuk memperkecil ketertinggalan Juventus.
  • Menit ke-80/81: Jay Idzes ditarik keluar, digantikan Duje Ćaleta-Car, karena keluhan cedera.
  • Menit 90+1: Edon Zhegrova mencetak gol keduanya, menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
  • Menit 90+4: Vasilije Adzic mencetak gol kemenangan bagi Sassuolo, memastikan skor akhir 3-2.
Pemain sepak bola ditarik keluar lapangan karena cedera di bawah lampu stadion

Apa yang Perlu Dipantau Selanjutnya

Fokus utama dalam beberapa hari mendatang akan tertuju pada hasil pemeriksaan medis resmi terhadap Jay Idzes dari pihak Sassuolo. Tingkat keparahan cedera akan menentukan apakah ia bisa tampil pada pertandingan Serie A berikutnya sekaligus memengaruhi ketersediaannya untuk kemungkinan pemanggilan Timnas Indonesia pada jendela internasional November mendatang. Suporter Timnas Indonesia, yang selama ini mengandalkan Idzes sebagai jangkar pertahanan sekaligus kapten tim, kemungkinan akan menantikan kabar lebih lanjut dengan cemas.

Di sisi lain, hasil ini turut menjadi bahan evaluasi bagi Juventus yang harus segera bangkit demi menjaga persaingan di papan atas Serie A musim ini, sementara Sassuolo akan berupaya melanjutkan momentum positif mereka di pekan-pekan mendatang. Publik sepak bola Indonesia turut memantau perkembangan pemain-pemain diaspora lain di kompetisi top Eropa, sejalan dengan meningkatnya minat terhadap taktik dan filosofi permainan modern seperti yang dibahas dalam analisis taktik total football Belanda yang menjadi rujukan populer bagi penggemar sepak bola Tanah Air.

Sources

Photo: Carlo Bruil Fotografie, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons

Bagikan rasa suka Anda
Rizky Pratama, LifeBogger author

Rizky Pratama

Halo! Saya Rizky Pratama, penggemar sepak bola dan penulis LifeBogger untuk pembaca Indonesia. Saya menulis tentang masa kecil dan biografi para pesepak bola — menelusuri asal-usul, keluarga, dan tahun-tahun awal mereka jauh sebelum sorotan kamera datang. Bagi saya, cerita yang paling menarik selalu dimulai dari lapangan kampung, bukan dari stadion megah.

Artikel: 71

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *