Kisah masa kecil yang belum terungkap dan biografi para bintang sepak bola

Laporta Ungkap Barcelona Sempat Kejar Lautaro Martinez Sebelum Ditolak Marotta
Ringkasan
Joan Laporta ungkap Barcelona sempat dekati Lautaro Martinez lewat telepon langsung ke Beppe Marotta, namun ditolak tegas presiden Inter Milan itu.
Daftar Isi
- 1 Jawaban Langsung: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
- 2 Kronologi: Dari Kegagalan Alvarez ke Pendekatan Rahasia untuk Lautaro
- 3 Siapa Lautaro Martinez dan Mengapa Barcelona Mengincarnya?
- 4 Konteks Forum EFC di Kopenhagen
- 5 Rangkuman Fakta Kunci
- 6 Tabel Ringkas: Dua Target Penyerang Barcelona Musim Panas 2026
- 7 Bagaimana Kami Mengetahui Ini: Sumber dan Verifikasi
- 8 Keterbatasan Laporan Ini
- 9 Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
- 10 Sources
Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengungkapkan bahwa klubnya sempat mengejar penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, pada akhir Agustus 2026, namun rencana itu batal setelah presiden Inter, Beppe Marotta, menegaskan langsung lewat telepon bahwa kaptennya tidak dijual. Pengakuan ini disampaikan Laporta di sela Sidang Umum ke-33 European Football Clubs (EFC) di Kopenhagen, Denmark, dan dipublikasikan sejumlah media olahraga pada 30 September 2026.
Jawaban Langsung: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Secara singkat: Barcelona menjadikan Lautaro Martinez sebagai target alternatif setelah upaya mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid menemui jalan buntu pada musim panas 2026. Laporta mengaku menelepon langsung Marotta tanpa perantara, menyampaikan niat serius klubnya, tetapi langsung dijawab bahwa penyerang asal Argentina itu bukan pemain yang akan dilepas Inter dengan alasan apa pun. Laporta pun menghentikan seluruh pembicaraan saat itu juga, sebuah keputusan yang ia bingkai sebagai bentuk penghormatan terhadap relasi pribadinya dengan Marotta, bukan karena Barcelona kehabisan opsi.
Pengungkapan ini penting bagi publik sepak bola karena menunjukkan bagaimana bursa transfer musim panas 2026 di Barcelona sebenarnya jauh lebih dinamis di balik layar dibanding yang terlihat dari pemberitaan resmi, yang saat itu berfokus penuh pada perburuan Alvarez.
Kronologi: Dari Kegagalan Alvarez ke Pendekatan Rahasia untuk Lautaro
Menurut laporan Mundo Deportivo, yang pertama kali mengangkat pernyataan Laporta dari forum EFC di Kopenhagen, kronologinya bermula dari upaya publik Barcelona mengejar Julian Alvarez dengan tawaran yang disebut berkisar €100 juta. Ketika transfer itu dipastikan tidak akan terwujud, direktur olahraga Barcelona, Deco, dilaporkan telah lebih dulu membuka pembicaraan informal terkait kemungkinan mendatangkan Lautaro Martinez sebagai alternatif.
Laporta kemudian mengambil alih kontak tersebut secara pribadi. Dalam pernyataannya yang dikutip banyak media, termasuk ESPN, ia menjelaskan momen krusial itu:
“Suatu hari saya menelepon Beppe Marotta, hanya kami berdua, tanpa perantara. Saya katakan padanya bahwa saya akan sangat senang memiliki Lautaro di tim saya dan bahwa saya sangat mengagumi pemain itu.”
Joan Laporta, Presiden Barcelona
Namun jawaban dari kubu Inter datang tanpa basa-basi. Laporta menuturkan bahwa Marotta langsung memotong pembicaraan begitu topik tersebut diangkat:
“Dia bahkan tidak membiarkan saya menyelesaikan ucapan saya… Dia menegaskan kepada saya bahwa pemain itu tidak untuk dijual dan bahwa bukan dia yang akan memutuskan apakah dia pergi atau tidak.”
Joan Laporta, dikutip Football Italia
Menghadapi penolakan tegas tersebut, Laporta memilih untuk tidak melanjutkan pendekatan lebih jauh. Ia menyebut keputusan itu sebagai bentuk penghargaan terhadap hubungan personalnya dengan Marotta, alih-alih memaksakan negosiasi yang menurutnya tidak akan membuahkan hasil:
“Jadi saya hentikan semua pembicaraan; tidak ada cara untuk melanjutkannya. Marotta dan saya memiliki hubungan yang dilandasi rasa saling percaya; kami tidak melangkah lebih jauh sebagai bentuk penghormatan kepadanya dan Inter.”
Joan Laporta, Presiden Barcelona
Laporan dari Goal turut menambahkan detail bahwa surat kabar Catalan Sport mengklaim Lautaro sebenarnya terbuka terhadap opsi kepindahan, meski hal ini tidak relevan lagi begitu Inter mengunci posisinya lewat pernyataan Marotta kepada Laporta.

Siapa Lautaro Martinez dan Mengapa Barcelona Mengincarnya?
Lautaro Martinez adalah kapten Inter Milan sekaligus salah satu penyerang paling produktif di Serie A dalam beberapa musim terakhir, dan juga anggota inti tim nasional Argentina. Statusnya sebagai kapten sekaligus simbol proyek jangka panjang Inter membuat klub asal Italia itu bersikap tegas menolak tawaran apa pun, terlepas dari besaran nilai yang mungkin ditawarkan Barcelona.
Bagi Barcelona, kebutuhan mendatangkan penyerang tambahan muncul di tengah persaingan ketat lini depan musim 2026/27. Klub asal Catalunya itu sempat memusatkan seluruh energi transfernya pada perburuan Julian Alvarez dari Atletico Madrid, namun ketika jalan itu tertutup, opsi Lautaro Martinez muncul sebagai alternatif realistis mengingat rekam jejak dan pengalamannya di level tertinggi Eropa.
Situasi ini juga mencerminkan pola umum bursa transfer musim panas Barcelona dalam beberapa tahun terakhir: klub kerap mengejar beberapa target sekaligus secara paralel sebelum akhirnya memutuskan satu arah final, sesuatu yang juga terlihat dalam pendekatan-pendekatan transfer top Eropa lainnya musim ini, termasuk ketika Chelsea dan Monaco mencapai kesepakatan awal terkait Lamine Camara senilai sekitar €45 juta pada periode yang sama.
Konteks Forum EFC di Kopenhagen
Pengungkapan Laporta ini tidak disampaikan dalam konferensi pers resmi klub, melainkan di sela Sidang Umum ke-33 European Football Clubs (EFC) yang digelar di Kopenhagen. Forum EFC merupakan wadah bagi klub-klub top Eropa untuk membahas isu-isu lintas kompetisi, mulai dari regulasi finansial hingga kalender pertandingan internasional. Dalam kesempatan itu, Laporta disebut turut membahas sejumlah topik lain seputar Barcelona, termasuk situasi pemain seperti Eric Garcia, Raphinha, dan Lamine Yamal, serta hubungan klub dengan Real Madrid dan isu Ballon d’Or, menurut laporan BarcaUniversal.
Keterbukaan Laporta soal negosiasi yang gagal ini juga berfungsi sebagai sinyal kepada publik dan media Catalan bahwa manajemen Barcelona tetap aktif mencari solusi di lini depan, meski pada akhirnya tidak satu pun target besar berhasil direalisasikan pada bursa transfer musim panas 2026.
Rangkuman Fakta Kunci
- Barcelona mengejar Julian Alvarez dari Atletico Madrid dengan tawaran dilaporkan sekitar €100 juta sebelum transfer itu batal.
- Direktur olahraga Deco disebut lebih dulu membuka pembicaraan informal soal Lautaro Martinez sebagai alternatif.
- Laporta menelepon langsung presiden Inter Beppe Marotta tanpa perantara pada akhir Agustus 2026.
- Marotta menegaskan Lautaro Martinez, kapten Inter, tidak untuk dijual.
- Laporta menghentikan seluruh pembicaraan begitu penolakan itu disampaikan.
- Pengungkapan ini disampaikan di sela Sidang Umum ke-33 EFC di Kopenhagen dan dipublikasikan pada 30 September 2026.
Tabel Ringkas: Dua Target Penyerang Barcelona Musim Panas 2026
| Target Pemain | Klub Asal | Status Negosiasi | Hasil Akhir |
|---|---|---|---|
| Lautaro Martinez | Inter Milan | Kontak langsung Laporta-Marotta, akhir Agustus 2026 | Ditolak, pemain dinyatakan tidak dijual |
| Julian Alvarez | Atletico Madrid | Tawaran publik dilaporkan sekitar €100 juta | Tidak terealisasi |
Bagaimana Kami Mengetahui Ini: Sumber dan Verifikasi
Seluruh kutipan Laporta dalam artikel ini berasal dari laporan yang dipublikasikan serentak oleh sejumlah media olahraga internasional pada 30 September 2026, termasuk Mundo Deportivo yang pertama mengangkat pernyataan dari forum EFC di Kopenhagen, ESPN, serta Football Italia yang menambahkan detail dari sisi pemberitaan Italia terkait posisi Inter Milan. Tidak ada angka nilai transfer spesifik yang disebutkan untuk Lautaro Martinez dalam laporan-laporan tersebut, sehingga artikel ini tidak mencantumkan estimasi fee apa pun untuk pemain tersebut.
Keterbatasan Laporan Ini
Artikel ini hanya mencakup pengakuan Laporta soal negosiasi yang telah berakhir pada akhir Agustus 2026; belum ada indikasi dari sumber-sumber yang tersedia bahwa Barcelona akan kembali membuka pendekatan terhadap Lautaro Martinez pada bursa transfer mendatang. Pernyataan terpisah Laporta soal performa tim yang dilaporkan beberapa media turut disampaikan dalam forum yang sama, namun tidak dapat diverifikasi secara independen melalui sumber utama yang tersedia saat artikel ini ditulis, sehingga tidak dimasukkan ke dalam laporan ini.
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Dengan bursa transfer musim dingin yang akan dibuka dalam beberapa bulan mendatang, perhatian akan tertuju pada apakah Barcelona kembali mengevaluasi kebutuhan lini depannya, mengingat dua target utama mereka musim panas ini — Julian Alvarez dan Lautaro Martinez — sama-sama gagal direalisasikan. Posisi Inter Milan yang tegas mempertahankan kaptennya juga menjadi sinyal bagi klub-klub Eropa lain yang mungkin tertarik pada Lautaro Martinez ke depan. Sementara itu, hubungan personal antara Laporta dan Marotta yang disebut tetap terjaga membuka kemungkinan kedua klub kembali bernegosiasi di masa depan, meski untuk saat ini topik tersebut dianggap tertutup oleh kedua belah pihak.
Sources
- Barcelona chief explains how Lautaro Martínez pursuit … — espn.com
- Laporta reveals why Lautaro Martinez move fell through … — football-italia.net
- Laporta Cerita Barcelona Memang Sempat Bahas Transfer … — sport.detik.com
- Laporta reveals Barcelona tried ‘in every way’ to sign Lautaro Martínez — sports.yahoo.com
- Joan Laporta reveals Barcelona made direct approach for Inter captain in summer: ‘We didn’t want to let him slip away’ — sports.yahoo.com
Photo: Bryan Berlin, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons



