Kisah masa kecil yang belum terungkap dan biografi para bintang sepak bola

Liverpool Kalahkan Como 2-0 di Anfield: Debut Gol Jérémy Jacquet dan Aksi Gakpo
Ringkasan
Liverpool kalahkan Como 2-0 di Anfield pada 16 Agustus 2026. Cody Gakpo cetak gol, Jérémy Jacquet debut impresif di laga pramusim penutup.
Daftar Isi
- 1 Gakpo Buka Keunggulan, Jacquet Tutup Babak Pertama
- 2 Debut Jérémy Jacquet yang Memukau
- 3 Andoni Iraola dan Proyek Liverpool Musim 2026/27
- 4 Peran Cody Gakpo: Lebih dari Sekadar Pencetak Gol
- 5 Como di Bawah Cesc Fabregas: Ujian Nyata Sebelum Serie A
- 6 Data dan Fakta Pertandingan
- 7 Apa Berikutnya untuk Liverpool?
- 8 Liputan Terkait
- 9 Liputan Terkait (Global)
- 10 Sources
Liverpool FC menutup rangkaian pramusim mereka dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Como di Anfield pada Minggu, 16 Agustus 2026, dengan Cody Gakpo mencetak gol pembuka dan Jérémy Jacquet menorehkan gol perdana dalam seragam The Reds pada debutnya, memberikan kepercayaan diri tinggi kepada manajer Andoni Iraola menjelang dimulainya musim Premier League 2026/27.
Gakpo Buka Keunggulan, Jacquet Tutup Babak Pertama
Pada menit ke-23, Cody Gakpo menerima umpan terukur dari Jeremie Frimpong di sisi kanan kotak penalti dan melepaskan tembakan menyilang yang tak terbendung oleh kiper Como. Gol tersebut menjadi bukti kematangan Gakpo sebagai pemain sayap andalan Liverpool setelah musim penuh komitmen bersama tim.
Kemudian, tepat di menit ke-44 — sedetik sebelum wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama — Jérémy Jacquet menyelesaikan umpan matang dari Gakpo dengan sentuhan simpel dari jarak dekat. Gol debut itu langsung disambut sorak sorai suporter Anfield yang hadir menyaksikan laga penutup pramusim tersebut.
Debut Jérémy Jacquet yang Memukau
Jérémy Jacquet, rekrutan baru Liverpool, langsung menunjukkan kualitasnya di laga perdana dalam seragam merah tersebut. Menurut laporan Sky Sports, “gol-gol dari Cody Gakpo dan Jeremy Jacquet membantu” Liverpool meraih kemenangan bersih di Anfield. Penampilan Jacquet dianggap sebagai sinyal positif bahwa ia siap bersaing memperebutkan tempat di skuad utama Iraola.
Sebelum laga ini, Liverpool dan Como juga memainkan laga persahabatan pertama pada hari yang sama yang berakhir 0-0, sengaja dijadwalkan agar lebih banyak pemain bisa mendapatkan menit bermain. Dua laga dalam sehari menjadi pola yang dipilih Iraola untuk memaksimalkan kesiapan fisik dan taktis seluruh skuad menjelang musim kompetitif.

Andoni Iraola dan Proyek Liverpool Musim 2026/27
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, dikenal dengan pendekatan taktis berbasis pressing intens dan transisi cepat. Musim ini, ia diharapkan membawa Liverpool kembali bersaing di level tertinggi Premier League setelah upaya musim sebelumnya. Menurut laporan BBC Sport, Liverpool “menutup pramusim dengan kemenangan 2-0 atas tim Serie A Como,” dan kini memiliki waktu satu minggu untuk mempersiapkan diri menghadapi laga perdana Premier League.
Iraola sebelumnya mengungkapkan tantangan persiapan pramusim musim ini, sebagaimana dikutip dari laporan tentang persiapan tim-tim Premier League pasca Piala Dunia, banyak pemain yang baru kembali usai berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026, sehingga waktu persiapan kolektif lebih terbatas dari biasanya. Namun kemenangan atas Como memberi gambaran bahwa Liverpool tampil kohesif dan siap.
Peran Cody Gakpo: Lebih dari Sekadar Pencetak Gol
Gakpo tidak hanya mencetak gol, tetapi juga tampil sebagai penggerak serangan Liverpool di laga tersebut. Pemain internasional Belanda ini memberikan assist untuk gol Jacquet, menunjukkan perannya yang kian krusial dalam sistem permainan Iraola. Sejak bergabung dengan Liverpool beberapa tahun lalu, Gakpo telah berkembang menjadi salah satu pemain sayap paling produktif di Premier League.
Sementara itu, kiprah terbaru Tijjani Reijnders yang hengkang ke Al Qadsiah menegaskan bahwa pemain-pemain Belanda kini menjadi komoditas berharga di pasar transfer global. Gakpo sendiri tetap dipertahankan Liverpool sebagai aset kunci jangka panjang.
Como di Bawah Cesc Fabregas: Ujian Nyata Sebelum Serie A
Di sisi lain, Como yang kini dilatih oleh mantan bintang Arsenal dan Barcelona, Cesc Fabregas, juga memanfaatkan laga ini sebagai uji coba terakhir sebelum bergulirnya musim Serie A 2026/27. Meskipun kalah 0-2, Como tetap menunjukkan semangat bertarung dan beberapa momen serangan berbahaya yang mencerminkan filosofi sepak bola menyerang yang diterapkan Fabregas.
Kehadiran Fabregas di bangku cadangan Como selalu menarik perhatian, mengingat rekam jejaknya sebagai pemain kelas dunia. Keberhasilannya mempertahankan Como di Serie A musim lalu kini menjadi fondasi ambisi mereka untuk musim baru ini.
Data dan Fakta Pertandingan
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Tanggal | 16 Agustus 2026 |
| Tempat | Anfield, Liverpool |
| Hasil | Liverpool 2-0 Como |
| Gol Liverpool | Cody Gakpo (23′), Jérémy Jacquet (44′) |
| Assist | Jeremie Frimpong (untuk Gakpo), Cody Gakpo (untuk Jacquet) |
| Jenis Pertandingan | Laga Persahabatan Pramusim (Penutup) |
| Manajer Liverpool | Andoni Iraola |
| Manajer Como | Cesc Fabregas |
Apa Berikutnya untuk Liverpool?
Dengan pramusim resmi berakhir, Liverpool kini berfokus penuh pada laga perdana Premier League musim 2026/27. Menurut BBC Sport, The Reds memiliki waktu sekitar satu minggu untuk mempersiapkan diri menghadapi laga pembuka liga. Kondisi fisik skuad, terutama para pemain yang baru kembali dari Piala Dunia 2026, akan menjadi perhatian utama Iraola dalam beberapa hari ke depan.
Legenda Liverpool juga memberikan dukungan kepada pelatih baru, sebagaimana dilaporkan bahwa beberapa tokoh berpengaruh di klub meminta publik dan media memberi Iraola waktu yang cukup untuk membangun proyeknya. Musim ini dianggap sebagai ujian sesungguhnya bagi visi taktis sang pelatih asal Spanyol.
Sementara itu, pergerakan transfer di bursa musim panas masih berlangsung dan bisa mempengaruhi komposisi skuad Liverpool. Di tengah dinamika ini, para penggemar di Indonesia — yang merupakan basis pendukung Liverpool terbesar di Asia Tenggara — menyambut antusias musim baru yang penuh harapan. Kemenangan atas Como pun menjadi tanda optimisme yang nyata.
Di sisi lain dunia sepak bola, kisah-kisah menarik terus bermunculan — mulai dari rekor Marquinhos yang melampaui Dani Alves sebagai pesepakbola Brasil paling berprestasi, hingga pengunduran diri Ciro Immobile dari sepak bola profesional — semuanya menandai era baru di olahraga paling populer di dunia ini.
Liputan Terkait
- Tijjani Reijnders Setuju Pindah ke Al Qadsiah dengan Nilai Transfer €61 Juta
- João Félix Cetak Gol Indah di Pembuka Saudi Pro League
- Marquinhos Cetak Rekor 43 Gelar, Lewati Dani Alves
- Ciro Immobile Umumkan Pensiun dari Sepak Bola di Usia 36 Tahun
- Amorim Keluarkan Rafael Leão dari Proyek AC Milan
Liputan Terkait (Global)
Sources
- Sky Sports — skysports.com
- BBC Sport — bbc.co.uk
- laporan tentang persiapan tim-tim Premier League pasca Piala Dunia — sport.detik.com
- Liverpool Kalahkan Como 2-0 di Anfield — ntvnews.id
- Liverpool FC vs Como live score, H2H and lineups — sofascore.com
Photo: elisfkc3, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons



