Andre Onana Bagikan Video Terapi Bekam Ekstrem dengan Api Saat Jeda Internasional

Ditinjau oleh Eko Nugroho
Ringkasan

Kiper Trabzonspor Andre Onana viral usai bagikan video terapi bekam dengan api di sekujur tubuhnya pada 23 September 2026 saat jeda internasional.

8 menit baca

Kiper Trabzonspor, Andre Onana, membagikan video dirinya menjalani sesi terapi cupping atau bekam yang tidak biasa pada 23 September 2026, memperlihatkan puluhan cup ditempelkan di sekujur tubuhnya bersama api yang menyala di punggungnya. Video yang diunggah lewat Instagram Stories itu langsung viral dan diberitakan luas oleh media Eropa, Asia, dan Amerika Latin dalam waktu kurang dari 24 jam.

Kiper asal Kamerun berusia 30 tahun itu, yang kini berstatus pinjaman di Trabzonspor dari Manchester United, memanfaatkan jeda internasional untuk menjalani program pemulihan tersebut. Dalam rekaman yang beredar, Onana terlihat tengkurap di atas meja pijat dengan cup-cup kaca tersusun rapat dari punggung, lengan, hingga kakinya, sementara nyala api tampak digunakan sebagai bagian dari proses terapi.

Jawaban Langsung: Apa yang Sebenarnya Terjadi

Andre Onana menjalani sesi terapi cupping (bekam) pada 23 September 2026 sebagai bagian dari program pemulihan fisik pribadinya selama jeda internasional, bukan sebagai respons atas cedera baru yang dikonfirmasi klub. Berdasarkan laporan sejumlah media termasuk Daily Mail, teknik ini digunakan untuk meredakan ketegangan otot, mengurangi rasa nyeri, dan memperlancar sirkulasi darah. Onana sendiri tidak memberikan keterangan lebih lanjut soal alasan spesifik ia memilih metode tersebut.

Detail Video yang Viral

Video yang pertama kali muncul di Instagram Stories Onana pada 23 September 2026 memperlihatkan tubuh bagian atas kiper Kamerun itu tertutup penuh oleh cup-cup terapi, dengan beberapa di antaranya terlihat jelas menyalakan api terbuka sebelum ditempelkan ke kulit. Media Belanda VoetbalPrimeur menjelaskan bahwa proses ini disebut cupping therapy, di mana tubuh divakumkan lewat puluhan cup yang ditempel di punggung untuk merangsang aliran darah, meredakan nyeri, dan mengendurkan ketegangan otot.

Media Prancis Les Transferts melaporkan detail yang lebih spesifik, menyebutkan bahwa mantan kiper Ajax itu tampil di akun Instagram-nya dengan tubuh yang sepenuhnya tertutup ventouses medicales (cup medis) dan jarum akupunktur, dari bagian belakang paha hingga punggung. Media tersebut menuliskan dalam bahasa Prancis: “Des sortes d’ampoules enflammées étaient disposées sur sa peau pour créer l’effet de succion nécessaire au traitement” — yang berarti semacam bola api kecil ditempatkan di kulitnya untuk menciptakan efek isap yang diperlukan dalam perawatan tersebut.

Salah satu laporan yang banyak dikutip ulang menuliskan pengamatan singkat: “Goalkeeper Andre Onana had shared footage of himself undergoing intensive cupping therapy.” Kalimat ini kemudian menyebar luas di media sosial dan dikutip oleh berbagai outlet olahraga, dari Yunani, Kroasia, Thailand, hingga Indonesia, dalam hitungan jam setelah video pertama kali muncul.

Media Kroasia Večernji List menjelaskan bahwa teknik yang digunakan Onana sebenarnya adalah hijama, metode cupping tradisional yang sudah sangat tua, di mana cangkir-cangkir yang dipanaskan tinggi ditempelkan pada kulit telanjang untuk menciptakan vakum kuat, merangsang aliran darah ke jaringan, dan mempercepat pemulihan otot yang lelah setelah latihan intensif.

Sesi terapi cupping di punggung atlet dengan cup kaca dan api kecil

Bukan Cedera Baru yang Dikonfirmasi

Penting dicatat, tidak ada laporan resmi dari Trabzonspor maupun Onana sendiri yang mengaitkan sesi bekam ini dengan cedera baru. Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan kutipan langsung dari Onana yang menjelaskan alasan medis spesifik di balik keputusannya menjalani terapi tersebut — sejumlah media hanya mendeskripsikan apa yang ia unggah tanpa pernyataan resmi dari yang bersangkutan.

Catatan riwayat cedera Onana menunjukkan ia sempat mengalami cedera hamstring pada 2025 dan absen singkat akibat cedera pada Mei 2026. Menurut laporan Africasoccer pada Mei 2026, Onana saat itu kembali berlatih bersama rekan-rekan setimnya di Trabzonspor setelah sempat absen akibat kekhawatiran cedera dalam laga melawan Besiktas, yang pada akhirnya tidak berkembang menjadi masalah serius. Namun, sesi bekam pada 23 September 2026 ini dilaporkan murni sebagai bagian dari program pemulihan dan menjaga kebugaran selama jeda internasional, bukan penanganan cedera akut yang baru terjadi.

Status Onana: Dari Manchester United ke Trabzonspor

Onana kini bermain untuk Trabzonspor di Liga Super Turki dengan status pinjaman dari Manchester United. Beberapa laporan, termasuk dari Daily Mail dan Les Transferts, secara eksplisit menyebutkan bahwa kiper Kamerun itu secara teknis masih terikat kontrak dengan Manchester United meski kini berkarier di Turki. Menurut catatan Rotowire, Onana sempat pulih dari cedera hamstring namun tidak dimasukkan dalam skuad oleh manajer Manchester United, Ruben Amorim, karena alasan non-cedera terkait kepercayaan pelatih terhadapnya.

Kepindahannya ke Turki musim ini menandai babak baru dalam kariernya setelah masa yang penuh tantangan di Old Trafford, di mana performanya kerap menjadi sorotan kritik suporter dan media Inggris. Beberapa media Inggris bahkan masih menyematkan label “flop” kepada Onana ketika memberitakan video terapi bekamnya, mengaitkan momen viral ini dengan periode sulitnya di Manchester United sebelum kepindahannya ke Trabzonspor.

Apa Itu Terapi Cupping atau Bekam?

Cupping therapy, yang di Turki disebut sebagai hacamat dan di Indonesia dikenal sebagai bekam, adalah metode pengobatan tradisional yang telah digunakan selama ribuan tahun di berbagai budaya. Prosesnya melibatkan penempatan cup atau mangkuk kecil pada kulit untuk menciptakan efek vakum atau isap, yang dipercaya dapat merangsang aliran darah ke area tertentu, meredakan ketegangan otot, dan mempercepat pemulihan setelah aktivitas fisik yang berat.

Dalam versi yang dijalani Onana, disebut sebagai fire cupping atau bekam api, cup dipanaskan menggunakan api terbuka sebelum ditempelkan ke kulit untuk menciptakan tekanan vakum yang lebih kuat dibandingkan metode cupping standar menggunakan pompa. Teknik ini cukup populer di kalangan atlet elite sebagai bagian dari regimen pemulihan, meski tampilannya — dengan cup yang menutupi hampir seluruh tubuh dan api yang menyala — sering kali mengejutkan publik yang belum familiar dengan metode ini.

TanggalPeristiwa
23 September 2026Onana mengunggah video terapi bekam api di Instagram Stories, langsung viral di berbagai media
21 September 2026Data terakhir mencatat Onana masih berstatus pinjaman aktif di Trabzonspor dari Manchester United
12 Mei 2026Onana kembali berlatih bersama Trabzonspor usai sempat absen karena kekhawatiran cedera melawan Besiktas
2025Onana mengalami cedera hamstring saat masih berseragam Manchester United

Reaksi Media dan Publik

Video terapi Onana memicu gelombang reaksi di media sosial dan liputan lintas negara dalam waktu singkat. Media Thailand Sporting News menggambarkan momen tersebut sebagai sesuatu yang membuat penggemar sepak bola berhenti sejenak saat menontonnya, menyoroti bagaimana Onana terlihat tengkurap di meja pijat dengan cup yang tersusun rapat dari punggung hingga lengan dan kaki, lengkap dengan nyala api yang terlihat dalam gambar.

Sementara itu, media Yunani Parapolitika turut memberitakan momen ini, menyebut Onana sebagai kiper Trabzonspor berusia 30 tahun yang menjadi viral di media sosial setelah memilih untuk menutupi tubuhnya dengan cup terapi, yang menurut mereka menimbulkan kejutan luas di kalangan penggemar. Liputan lintas bahasa dan lintas benua dalam waktu kurang dari sehari ini menunjukkan seberapa besar daya tarik publik terhadap detail kehidupan pribadi para pemain bintang, bahkan untuk hal-hal di luar lapangan seperti rutinitas pemulihan fisik.

Konteks Kamerun dan Jeda Internasional

Onana tetap menjadi kiper utama Timnas Kamerun, dan momen ini terjadi bersamaan dengan periode jeda internasional bulan September 2026. Beberapa laporan menyebutkan bahwa ia memanfaatkan waktu jeda tersebut, ketika tidak ada pertandingan klub, untuk fokus menjalani program pemulihan fisik secara lebih intensif tanpa gangguan jadwal kompetisi reguler.

Pilihan waktu ini konsisten dengan pola umum yang dilakukan banyak pemain elite, yang memanfaatkan jeda kompetisi domestik untuk menjalani perawatan pemulihan yang lebih mendalam, baik untuk mengatasi kelelahan akumulatif dari jadwal padat maupun sebagai langkah pencegahan cedera menjelang laga-laga berikutnya bersama klub maupun timnas.

Bagaimana Ini Memengaruhi Performa Onana ke Depan

Belum ada indikasi bahwa sesi bekam ini akan berdampak pada ketersediaan Onana untuk laga-laga mendatang bersama Trabzonspor maupun Timnas Kamerun. Karena metode ini dilaporkan sebagai bagian dari program pemulihan rutin dan bukan penanganan cedera akut, kemungkinan besar Onana akan tetap tersedia untuk pertandingan klub begitu jeda internasional berakhir.

Yang masih menjadi pertanyaan terbuka adalah apakah momen viral ini akan memengaruhi persepsi publik terhadap Onana, yang sejak kepindahannya dari Manchester United terus berupaya membangun kembali reputasinya sebagai kiper elite. Sejumlah pengamat mencatat bahwa perhatian besar terhadap rutinitas pemulihannya menunjukkan Onana tetap menjadi figur yang menarik minat media global, terlepas dari performa di lapangan.

Batasan Informasi

Artikel ini disusun berdasarkan video yang diunggah Onana sendiri di media sosial serta liputan sejumlah media internasional yang mendeskripsikan konten video tersebut. Hingga artikel ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Onana, Trabzonspor, atau Manchester United yang menjelaskan secara rinci alasan medis di balik sesi terapi ini. Klaim terkait tujuan terapi — pemulihan otot dan sirkulasi darah — didasarkan pada deskripsi umum media mengenai fungsi cupping therapy, bukan pernyataan langsung dari tim medis Onana.

Kisah pemulihan fisik pemain elite sering menjadi sorotan publik, sebagaimana halnya laporan sebelumnya mengenai Christian Eriksen yang berpisah dengan Wolfsburg setelah masalah kesehatan jantungnya, maupun perhatian media terhadap kondisi fisik para bintang jelang laga-laga besar seperti yang terlihat pada persiapan Virgil van Dijk jelang duel Belanda melawan Jerman di ajang UEFA Nations League.

Sources

Photo: Franco237, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

Bagikan rasa suka Anda
Rizky Pratama, LifeBogger author

Rizky Pratama

Halo! Saya Rizky Pratama, penggemar sepak bola dan penulis LifeBogger untuk pembaca Indonesia. Saya menulis tentang masa kecil dan biografi para pesepak bola — menelusuri asal-usul, keluarga, dan tahun-tahun awal mereka jauh sebelum sorotan kamera datang. Bagi saya, cerita yang paling menarik selalu dimulai dari lapangan kampung, bukan dari stadion megah.

Artikel: 85

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *