Marcus Rashford Kembali ke Manchester United Musim 2026-27, Masa Depan Masih Tidak Pasti

Ringkasan

Marcus Rashford kembali ke Manchester United musim 2026-27 setelah dua pinjaman. Michael Carrick integrasikan pemain, namun transfer masih mungkin terjadi.

1 menit baca

Marcus Rashford resmi kembali ke Manchester United untuk musim 2026–27 setelah dua periode pinjaman berturut-turut berakhir, namun masa depan penyerang Inggris berusia 28 tahun itu di Old Trafford tetap sangat tidak pasti dengan jendela transfer musim panas masih terbuka hingga akhir Agustus. Pelatih kepala United, Michael Carrick, mengkonfirmasi bahwa Rashford telah diintegrasikan kembali ke dalam skuad, meskipun belum ada kepastian apakah ia akan bertahan jangka panjang di klub tersebut.

Menurut laporan BBC Sport pada 13 Agustus 2026, Manchester United “terus menegaskan tidak akan ada kesepakatan dengan harga murah atau pinjaman” untuk Rashford. Pemain asal Manchester itu terikat kontrak dengan United hingga 2028, memberikan posisi tawar yang kuat bagi sisi merah kota Manchester. ESPN melaporkan bahwa Rashford dijadwalkan kembali ke Carrington minggu ini untuk memulai pramusim dan akan tetap menjadi bagian dari skuad Carrick jika tidak ada transfer yang terwujud sebelum penutupan jendela.

Jurnalis transfer terkemuka Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa United telah memberikan nomor punggung 14 kepada Rashford — sebuah sinyal yang, menurut Romano, menunjukkan “kemungkinan kuat dan konkret” bahwa sang pemain akan bertahan di klub. Romano juga menyatakan bahwa Rashford tidak tertarik dengan tawaran dari klub-klub di Turki maupun Arab Saudi, mengutip pernyataan: “Dia tidak akan mempertimbangkan [tawaran tersebut], dan ini bukan soal uang.”

Bagikan rasa suka Anda
Rizky Pratama, LifeBogger author

Rizky Pratama

Halo! Saya Rizky Pratama, penggemar sepak bola dan penulis LifeBogger untuk pembaca Indonesia. Saya menulis tentang masa kecil dan biografi para pesepak bola — menelusuri asal-usul, keluarga, dan tahun-tahun awal mereka jauh sebelum sorotan kamera datang. Bagi saya, cerita yang paling menarik selalu dimulai dari lapangan kampung, bukan dari stadion megah.

Artikel: 44

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *