Kisah Masa Kecil Ermedin Demirović Plus Fakta Biografi yang Belum Terungkap

Ditinjau oleh Eko Nugroho
Pertandingan berikutnya: Stuttgart – Dortmund · Sab 16:30 UTC
Ringkasan

Temukan kisah masa kecil Ermedin Demirović, latar belakang keluarga Bosnia, perjalanan karier dari Hamburg hingga VfB Stuttgart, dan fakta biografi yang belum terungkap.

11 menit baca

Karier

TahunKlubMainGol
2024 –VfB Stuttgart ● saat ini5927
2022 – 2024FC Augsburg6323
2021 –Bosnia and Herzegovina men's national football team384
2020 – 2022SC Freiburg617
2019Unión Deportiva Almería130
2019 – 2020FC St. Gallen2814
2018 – 2019FC Sochaux-Montbéliard164
2017RB Leipzig II10
2017 – 2020Deportivo Alavés31
2017 – 2020Bosnia and Herzegovina national under-21 football team134
2015 – 2017Bosnia and Herzegovina national under-19 football team165
2014 – 2015Bosnia and Herzegovina national under-17 football team144
Hamburger SV

Sumber: Wikidata · diperbarui September 13, 2026

Ermedin Demirović adalah pesepakbola profesional asal Bosnia-Herzegovina yang bermain sebagai penyerang tengah untuk klub Bundesliga VfB Stuttgart. Lahir dan dibesarkan di Hamburg, Jerman, dari orang tua imigran Bosnia, Demirović memilih untuk mewakili negara asal keluarganya di panggung internasional. Perjalanan kariernya — dari akademi muda Hamburger SV melalui periode pinjaman di seluruh Eropa hingga menjadi pembelian rekor — adalah kisah menarik tentang ketekunan, identitas, dan ambisi sepak bola.

Fakta Singkat

Nama LengkapErmedin Demirović
Tanggal Lahir25 Maret 1998
Tempat LahirHamburg, Jerman
Tinggi Badan1,85 m (6 ft 1 in)
KewarganegaraanBosnia dan Herzegovina
PosisiPenyerang Tengah
Kaki DominanKanan
Klub Saat IniVfB Stuttgart

Masa Kecil dan Kehidupan Awal

Ermedin Demirović lahir pada 25 Maret 1998 di Hamburg, Jerman. Ia tumbuh besar di dekat Volksparkstadion, stadion kandang Hamburger SV, dalam lingkungan di mana sepak bola menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dalam sebuah wawancara dengan Bundesliga, Demirović mengingat: ‘Sejak kecil, sejauh yang bisa kuingat, aku selalu membawa bola. Kami sering keluar bersama orang tua, seringkali ke taman. Kami tinggal dekat stadion Hamburg, jadi kami bisa mendengar setiap gol yang dirayakan.’ Kedekatan dengan sepak bola profesional itu, ditambah dengan bimbingan langsung dari ayahnya, membuat olahraga ini dengan cepat berubah dari permainan masa kecil menjadi tujuan serius.

Tumbuh besar di Hamburg, Demirović dibentuk oleh dua budaya secara bersamaan. Keluarganya berbicara bahasa Bosnia di rumah, memastikan anak-anak mempertahankan hubungan kuat dengan warisan budaya mereka. Seperti yang kemudian ia jelaskan kepada Olympics.com: ‘Kami hanya berbicara bahasa Bosnia di rumah. Penting bagi orang tua kami bahwa kami tumbuh dengan dua bahasa dan mengetahui apa itu kampung halaman.’ Pengasuhan bilingual dan bikultural ini kemudian akan mendefinisikan salah satu keputusan paling penting dalam karier sepak bolanya — memilih tim nasional mana yang akan diwakili.

Latar Belakang Keluarga dan Asal-usul

Ermedin Demirović berasal dari keluarga Bosnia dengan ikatan mendalam terhadap tanah air mereka. Orang tuanya, Nihad dan Fatima Demirović, tiba di Jerman pada awal tahun 1990-an, ketika perang di Bosnia dan Herzegovina memaksa banyak keluarga mencari keselamatan di luar negeri. Ayahnya beremigrasi dari Bosnia sesaat sebelum pecahnya konflik, sementara ibunya lahir di Hamburg. Meskipun telah menetap di Jerman, keluarga Demirović mempertahankan identitas Bosnia yang kuat di dalam rumah mereka.

Ermedin memiliki adik laki-laki, Semir Demirović, yang dua tahun lebih muda darinya. Semir juga seorang pesepakbola — gelandang bertahan berkaki kiri yang pernah bermain untuk HEBC Hamburg, sebuah klub liga bawah di kota kelahiran mereka. Kedua bersaudara ini melewati sistem pembinaan muda Hamburger SV, meskipun jalur mereka berbeda saat Ermedin mengejar karier profesional di level tertinggi. Ikatan antara kedua bersaudara tetap terlihat: ketika HEBC Hamburg bertemu Borussia Dortmund dalam undian DFB-Pokal, Semir menggunakan koneksi kakaknya untuk mendapatkan jersey dari salah satu bintang lawan setelah pertandingan.

Lingkungan keluarga sangat erat dan berpusat pada sepak bola. Ayah Ermedin melatihnya secara intensif selama tahun-tahun pembentukannya, memupuk fondasi teknis yang akan membawanya ke sepak bola profesional. Nihad dan Fatima memastikan bahwa putra-putra mereka tumbuh dalam lingkungan yang mendukung dan terlindungi di Hamburg, sambil menjaga nilai-nilai dan bahasa Bosnia dan Herzegovina tetap hidup di rumah.

Masa Muda dan Akademi

Pendidikan sepak bola formal Demirović dimulai di Hamburger SV pada tahun 2004, ketika ia baru berusia enam tahun. Ia menghabiskan satu dekade penuh di sistem pembinaan muda klub, berkembang melalui kelompok usia di salah satu akademi paling mapan di Jerman. Tumbuh di bawah bayangan Volksparkstadion, penyerang muda ini memiliki lingkungan ideal untuk mengembangkan keterampilannya — berlatih di fasilitas profesional sambil tetap dekat dengan rumah dan keluarga.

Pada tahun 2014, di usia enam belas tahun, Demirović membuat keputusan penting untuk meninggalkan Hamburg dan bergabung dengan akademi muda RB Leipzig. Perpindahan ke Sachsen merupakan langkah menuju ketidakpastian bagi seorang remaja, tetapi juga merupakan langkah menuju level elit. Proyek RB Leipzig sedang berkembang pesat saat itu, dan akademi mereka menawarkan platform ambisius bagi pemain muda. Demirović menghabiskan tiga tahun di Leipzig, berkembang melalui jenjang pembinaan muda dan akhirnya bermain untuk tim cadangan, RB Leipzig II. Di sinilah ia mulai mendapatkan pengalaman sepak bola senior, berkompetisi di divisi bawah sepak bola Jerman.

Tonggak awal yang penting datang pada 13 April 2017, ketika Demirović mencetak gol untuk RB Leipzig II melawan Meuselwitz dalam hasil imbang 1–1 — salah satu penampilan dan gol pertamanya yang tercatat di sepak bola senior. Meskipun ia tidak pernah menembus tim utama Leipzig di Bundesliga, tahun-tahun akademi memberinya landasan taktis dan fisik untuk mengejar karier profesional di tempat lain.

Perjalanan Menuju Ketenaran — Jejak Karier

Pada musim panas 2017, di usia sembilan belas tahun, Demirović mengambil langkah berani ke luar negeri, menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan klub La Liga Spanyol, Deportivo Alavés. Transisi dari liga bawah Jerman ke kasta tertinggi Spanyol merupakan lompatan signifikan, dan penyerang muda ini langsung memberikan kesan. Pada 3 Januari 2018, ia bermain melawan Formentera di Copa del Rey dan mencetak dua gol — pertandingan pertamanya untuk klub juga menjadi start pertama, kemenangan pertama, dan pertandingan multi-gol pertamanya. Itu adalah debut yang mengisyaratkan potensi besar di dalam dirinya.

Namun, memantapkan diri secara permanen di Alavés terbukti sulit. Klub memilih untuk mengembangkannya melalui serangkaian peminjaman yang membawanya melintasi Eropa dan mengeksposnya pada budaya sepak bola yang berbeda. Pada Juli 2018, ia dipinjamkan ke FC Sochaux di Ligue 2 Prancis, di mana ia tampil 16 kali dan mencetak 4 gol selama periode enam bulan. Pengalaman di Prancis memperluas pendidikan sepak bolanya, meskipun lingkungannya lebih sederhana dibandingkan La Liga.

Pada Januari 2019, Demirović kembali sebentar ke Spanyol, kali ini dipinjamkan ke UD Almería di Segunda División. Itu adalah periode yang lebih sulit — ia tampil 13 kali tanpa menemukan gol, sebuah masa yang menguji ketahanan dan kepercayaan dirinya. Namun kemunduran itu bersifat sementara. Pada September 2019, ia memulai apa yang akan menjadi titik balik karier awalnya: peminjaman ke FC St. Gallen di Swiss.

Di St. Gallen, semuanya berjalan sempurna. Demirović mencetak 14 gol dalam 28 penampilan di Swiss Super League — rentetan produktif yang mengubahnya dari pemuda menjanjikan namun belum terbukti menjadi penyerang dengan kredensial yang nyata. Liga Swiss memberinya menit bermain yang konsisten dan kepercayaan diri yang selama ini ia cari, dan penampilannya tidak luput dari perhatian klub-klub di Bundesliga.

Karier Senior dan Pencapaian

Kepulangan Demirović ke Jerman terjadi pada Agustus 2020, ketika SC Freiburg menandatanganinya dari Alavés dengan biaya transfer dilaporkan sekitar €3,7 juta. Perpindahan ke Freiburg, klub yang dikenal mengembangkan pemain dan memainkan gaya permainan yang menarik dan berorientasi tim, terbukti sangat cocok. Selama dua musim di Breisgau, Demirović tampil 61 kali dan mencetak 7 gol. Meskipun angkanya tidak spektakuler, tahun-tahun di Freiburg lebih dari sekadar tentang gol — ia memantapkan diri sebagai penyerang Bundesliga yang andal, belajar berkontribusi dalam sistem yang terorganisir dengan baik di bawah pelatih Christian Streich.

Pada Juli 2022, Demirović mengambil langkah berikutnya dalam kariernya dengan bergabung dengan FC Augsburg dengan biaya transfer dilaporkan sekitar €2,3 juta. Di Augsburg-lah ia benar-benar berkembang sebagai pencetak gol. Ia mencatat 23 gol dalam 63 penampilan selama dua musimnya di klub — peningkatan tajam dalam produktivitas yang menandainya sebagai salah satu penyerang paling tajam di Bundesliga. Peningkatan konsistennya dalam mencetak gol selama bertahun-tahun, yang mencapai puncaknya dalam periode gemilang di Augsburg, menarik perhatian dari klub-klub yang lebih besar.

Pada Juli 2024, VfB Stuttgart memecahkan rekor transfer mereka untuk menandatangani Demirović dengan biaya dilaporkan sebesar €21 juta ditambah bonus berbasis performa. Perpindahan ini terjadi saat Stuttgart berusaha menggantikan Serhou Guirassy, dan Demirović diidentifikasi sebagai kandidat ideal untuk memimpin lini depan. Ia menjalani debut di UEFA Champions League pada 17 September 2024 dalam pertandingan tandang di Real Madrid — momen luar biasa bagi pemain yang baru tujuh tahun sebelumnya bermain di sepak bola cadangan di divisi bawah Jerman. Ia kemudian mencetak gol pertamanya di kompetisi tersebut melawan Red Star Belgrade.

Sejak bergabung dengan Stuttgart, Demirović terus berkembang sebagai penyerang di level tertinggi sepak bola Eropa. Klub ini telah memberikan platform baginya untuk berkompetisi baik di Bundesliga maupun Champions League, menandai puncak dari karier yang dibangun di atas kemajuan bertahap, bukan ketenaran dalam semalam.

Karier Internasional

Meskipun lahir dan dibesarkan di Jerman, Demirović selalu merasakan hubungan mendalam dengan Bosnia dan Herzegovina. Seperti yang ia ungkapkan: ‘Saya juga sangat berterima kasih kepada Jerman atas segalanya, tetapi jelas bahwa saya adalah orang Bosnia yang bangga.’ Keputusan untuk mewakili Bosnia ketimbang Jerman tidak pernah diragukan baginya — ia memilih untuk mengenakan warna biru tua tanah air keluarganya.

Demirović mewakili Bosnia dan Herzegovina di level internasional muda sebelum mendapatkan panggilan pertamanya ke skuad senior pada tahun 2018. Namun, debut seniornya baru terjadi pada 24 Maret 2021, dalam kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 melawan Finlandia. Sejak saat itu, ia menjadi pemain tetap di tim nasional, mengumpulkan lebih dari 40 caps.

Gol internasional senior pertamanya datang pada 23 September 2022, dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Montenegro — kemenangan 1–0 yang ia segel dengan golnya. Bagi Demirović, mewakili Bosnia dan Herzegovina membawa makna yang melampaui sepak bola. Itu adalah ekspresi identitas, warisan budaya, dan kebanggaan keluarga.

Satu sosok yang sangat berpengaruh dalam karier internasionalnya adalah Edin Džeko, penyerang legendaris Bosnia. Demirović berbicara dengan kekaguman terbuka tentang kompatriotnya: ‘Bagi kami, dia adalah legenda terbesar. Dan bagi saya, dia adalah superhero terhebat sepanjang masa.’ Dalam wawancara lain, ia berkata tentang Džeko: ‘Sebagai penyerang yang bermain di tim nasionalmu dan yang selalu menjadi idolamu, kamu harus menganalisis setiap langkah yang dia ambil, karena tampil seperti itu di usia tersebut, terlepas dari liga dan terlepas dari klub, sungguh luar biasa.’ Demirović bahkan pernah bercanda bahwa jika suatu hari ia memiliki anak laki-laki yang bertanya tentang superhero, ia akan berkata: ‘Lupakan Superman, inilah Edin Džeko!’

Gaya Bermain

Dengan tinggi 1,85 meter dan dominan menggunakan kaki kanan, Demirović adalah penyerang tengah modern yang memadukan kehadiran fisik dengan pergerakan cerdas. Ia biasanya ditempatkan sebagai penyerang pressing — striker yang memimpin tekanan dari depan, mengejar bek dan menciptakan perebutan bola di area berbahaya. Kesediaan untuk bekerja tanpa bola, dikombinasikan dengan kemampuan penyelesaian akhirnya, menjadikannya pilihan serangan yang lengkap.

Perkembangannya di berbagai liga — Spanyol, Prancis, Swiss, dan Jerman — telah memberinya pendidikan taktis yang luas. Tahun-tahun peminjaman, meskipun terkadang membuat frustrasi dalam hal kontinuitas, mengeksposnya pada gaya permainan yang bervariasi dan menuntut kemampuan beradaptasi. Saat ia akhirnya menetap di Bundesliga, Demirović telah berkembang menjadi penyerang yang bisa berkontribusi baik sebagai pencetak gol maupun sebagai pemain tim, nyaman dalam mengaitkan permainan dan melakukan pressing secara seimbang.

Pengaruh Džeko pada permainannya juga patut dicatat. Demirović telah berbicara tentang belajar dari pergerakan dan mentalitas sang veteran: ‘Džeko sering berkata padaku bahwa kepalamu adalah hal terpenting dalam permainan. Jangan lengah sedetik pun karena kamu adalah seorang penyerang. Kamu harus selalu siap.’ Nasihat itu jelas telah membentuk pendekatan Demirović — seorang penyerang yang selalu waspada, selalu bergerak, selalu mencari peluang berikutnya.

Catatan Penutup

Perjalanan Ermedin Demirović dari taman-taman di Hamburg hingga Champions League adalah bukti kesabaran, kebanggaan budaya, dan tekad yang tenang. Lahir dari orang tua Bosnia yang melarikan diri dari perang, dibesarkan di kota yang memberinya fondasi sepak bola, dan dikembangkan melalui periode peminjaman yang menguji ketahanannya, ia telah membangun karier yang mencerminkan nilai-nilai yang ditanamkan oleh keluarganya. Keputusannya untuk mewakili Bosnia dan Herzegovina — pilihan hati di atas kemudahan — menambahkan lapisan makna pada setiap caps yang ia raih. Di VfB Stuttgart, Demirović terus menulis babak baru dalam kisah yang sama besarnya tentang identitas seperti halnya tentang sepak bola.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Di mana Ermedin Demirović dilahirkan?

Ermedin Demirović lahir pada 25 Maret 1998 di Hamburg, Jerman. Ia tumbuh besar di dekat Volksparkstadion dan bergabung dengan akademi muda Hamburger SV pada usia enam tahun.

Mengapa Demirović bermain untuk Bosnia dan Herzegovina dan bukan Jerman?

Meskipun lahir dan dibesarkan di Jerman, orang tua Demirović adalah orang Bosnia — ayahnya beremigrasi dari Bosnia sebelum konflik tahun 1990-an. Keluarganya hanya berbicara bahasa Bosnia di rumah, dan Demirović menyatakan bahwa dirinya adalah ‘orang Bosnia yang bangga.’ Ia memilih untuk mewakili Bosnia dan Herzegovina di level internasional, menjalani debut seniornya pada tahun 2021.

Klub apa saja yang pernah dibela Ermedin Demirović?

Demirović melewati sistem pembinaan muda Hamburger SV (2004–2014) dan RB Leipzig (2014–2017). Karier seniornya mencakup periode di Deportivo Alavés, FC Sochaux (pinjaman), UD Almería (pinjaman), FC St. Gallen (pinjaman), SC Freiburg, FC Augsburg, dan VfB Stuttgart, di mana ia bermain sejak Juli 2024.

Berapa harga transfer Demirović ke VfB Stuttgart?

Stuttgart menandatangani Demirović dari FC Augsburg pada Juli 2024 dengan biaya transfer dilaporkan sekitar €21 juta ditambah bonus berbasis performa — rekor transfer klub pada saat itu.

Apakah Ermedin Demirović memiliki saudara kandung?

Ya. Ia memiliki adik laki-laki, Semir Demirović, yang juga seorang pesepakbola. Semir bermain sebagai gelandang bertahan untuk HEBC Hamburg, sebuah klub liga bawah di kota tempat kedua bersaudara ini tumbuh besar.

Referensi

Bagikan rasa suka Anda
Rizky Pratama, LifeBogger author

Rizky Pratama

Halo! Saya Rizky Pratama, penggemar sepak bola dan penulis LifeBogger untuk pembaca Indonesia. Saya menulis tentang masa kecil dan biografi para pesepak bola — menelusuri asal-usul, keluarga, dan tahun-tahun awal mereka jauh sebelum sorotan kamera datang. Bagi saya, cerita yang paling menarik selalu dimulai dari lapangan kampung, bukan dari stadion megah.

Artikel: 65

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *